Duhai Diri, Ingatlah Saat-Saat Itu..
Ingatlah..
Ketika tangan tangan para kekasih menurunkan tubuh kita ke dalam lahad dengan airmata kesedihan. Setelah itu kita sendirian di sana. Dalam kesempitan dan kegelapan. Lalu tubuh kita di hadapkan ke kiblat. Lalu kafan penutup wajah kita dibuka, dan muka kita diciumkan ketanah dinding kubur. Lalu tanah ditumpukkan pada tubuh kita. Lalu kita dipendam, lalu batu nisan bertuliskan nama kita ditancapkan di kubur kita..
lalu kita ditinggalkan….
Sendiri..
Bukan sebulan atau dua bulan. Tapi bisa ratusan tahun atau ribuan tahun sendiri..Tak bisa curhat… tak bisa berhubungan dengan siapapun… tak bisa bergerak kemana mana…, tak ada pemandangan, tak ada warna…, yang ada hanya kegelapan dan kegelapan.., menunggu dan menunggu.. ribuan tahun.. sendiri..
Yang ditunggu adalah sidang akbar pertanggungan jawab.. harap harap cemas diselingi putus asa dan penyesalan.. itulah yang terus menghantui kita kelak..Ketika mengingat ini, maka leburlah segala kekerasan hati. Ia pun mencair, dan jiwa terpanggil untuk sujud sambil menangis, mengadu pada Allah jika ingat akan hal itu karena hanya Dia-lah yang melihat keadaan kita saat itu..
Hanya Dia-lah yang ada saat itu..
Untuk inilah kita shalat..
Agar Dia ALLAH SWT tak melupakan kita saat itu, dan mengasihani kita yang telah terbujur kaku di dalam tanah lembab ribuan tahun..
Wallahu a’lam
Hidup ini hanya sementara,tempat singgah tuk sampai k tmpt yg abadi. Kematian tuh pasti datang,tanpa ada basa-basi.sekarang,1jam lg, besok,tahun depan,atau entah kpn,dan itu pasti. Segeralah bertobat…. Memohon ampun yg sebesar2nya…
Hidup ini sebuah pilihan
ehm aku percaya bahwa hidup ini sebuah pilihan …. pilihan yang membentang yang bisa kita kendalikan bahkan tidak bisa kita
kendalikan. seperti pilihan untuk menikah…kalau ditanya mau menikah pastinya sebagai seorang cewek, aku juga mau menikah tetapi ketika aku harus dihadapkan pada pilihan untuk memilih untuk menikah atau being single… ku masih memilih untuk sendiri karena pada dasarnya aku belum siap untuk sebuah komitmen pernikahan. (ini aku yang dulu )
dan sekarang di tahun 2009 adalah masa untuk aku intropeksi diri untuk mengubah setiap doaku, bukannya meminta pasangan hidup kepada ALLAH tetapi lebih kearah, ALLAH mempersiapkan mentalku untuk menghadapi sebuah komitmen terutama komitmen pernikahan yang akan membentang didepan, yang aku tidak tahu komitmen itu akan aku ikat dengan siapa tetapi aku percaya bahwa ALLAH membuat segala sesuatu indah pada waktuNya dengan pilihanNya yang terbaik buatku karena masih banyak Visi kemuliaan ALLAH didalam hidupku ini.
Jadi aku harus belajar membuat pilihan
membuat sebuah komitmen dengan someone,
wish me luck with God ways
Hanya NamaMu….
Yaa Allah hadirkan selalu namamu dalam hatiku, agar aq selalu mendapatkan ketenangan dalam menjalani hidup ini, bukankah sudah janjimu hanya dengan mengingatmu hati akan menjadi tenang…
Ala bi zikrikrillahi tatmainnul qulub…
hadirkan lah namamu selalu dihatiku, hanya namamu…hanya namamu Yaa Allah….
Bersyukurlah karena masih ada hari ini,
ketika kemarin harapan tak menjadi kenyataan,
ketika kemarin ada kecewa yg mengigit,
ketika jiwa terasa hampa ….
Berbahagialah krn masih ada hari ini untuk menjadikannya lebih baik,
berdamai dengan hati
Berpikir dengan tenang
jadikan hidup semakin hidup
berusaha disertai doa