Hidup Adalah Sebuah Proses…
November 30, 2008
Hidup adalah sebuah proses. Sebuah proses dari kita tidak mengerti apa-apa, yang saat itu, kita masih sangat bergantung pada Ibunda kita. Sampai sekarang. Ya, sampai saat ini. Sampai telah banyak yang kita ketahui tentang kehidupan. Meskipun masih banyak hal yang belum kita ketahui.
Setiap manusia itu berbeda-beda. Tiap-tiap kita pastilah mempunyai keunikan sendiri. Serta mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kita, bisa sampai kepada titik dimana sudah banyak yang kita ketahui tentang kehidupan, tak lain berasal dari proses belajar. Waktu balita kita belajar agar bisa berbicara. Belajar supaya kita bisa berjalan. Belajar bagaimana kita bisa mengucapkan terimakasih kepada Ayah dan Ibu kita. Waktu kecil, ketika kita belajar berjalan…lalu terjatuh…bangkit lagi, kemudian terjatuh lagi… lalu bangkit lagi…dan begitu seterusnya. Orangtua pun tidak menyalahkan kita atas jatuhnya kita. Justru sebaliknya, mereka selalu menyemangati kita untuk tetap berusaha agar bisa lancar berjalan. Bila kita terjatuh, mereka membantu… Bila kita menangis, mereka menenangkan dan menghibur kita… Mereka tidak mengejek kita karena belum bisa berjalan. Mereka, juga tidak pernah meremehkan kita karena sering terjatuh sewaktu belajar berjalan. Karena mereka, adalah orang-orang yang selalu menghargai proses belajar kita.
Tapi kini, ketika sudah beranjak dewasa. Mengapa sulit sekali bagi kita untuk menghargai proses diri dan orang lain? Ketika kita sudah mendapat ilmu yang lebih, baik ilmu dunia maupun ilmu agama, mengapa dengan ilmu yang kita miliki, malah membuat kita lebih mudah menghakimi orang lain? Padahal setiap orang membutuhkan proses yang berbeda-beda. Padahal, proses belajar kita tidaklah sama…
Desember Rain…
November 30, 2008
hujan,hmm….
sesuatu yang paling enak dilakukan adalah tuduran di kamar, sambil baca buku. yup buku. bukan bukunya rinaldi munir yang pasti atau buku2 pemrograman yang lainnya.Tapi buku yang ringan tentang seseorang yang lagi mengejar cinta. klise, tunggu dulu.mungkin emang iya tapi kalau dibaca amat sangat banyak yang bisa kita petik initisarinya…buku yang mengajarkan cinta yang hakiki…yang hanya di miliki sang khalik, hanya dia cinta diatas cinta, semua bermula dari cinta-Nya terhapad kita hamba-Nya…selebihnya cinta semu yang harus kita kontrol dan menempatkan setelah cinta kepada ALLAH, kedua orang tua dan keluarga terdekat…
duh indahnya cinta-Mu Ya Allah..jangan pernah jauhkan hamba dari cinta-Mu..
hmmmm…
November 7, 2008
Jikalah derita akan menjadi masa lalu pada akhirnya, mengapa harus dijalani dengan sepedih rasa sedang ketegaran akan lebih indah dikenang nanti. Jikalah kesedihan akan menjadi masa lalu pada akhirnya, mengapa tidak dinikmati saja sedang ratap tangis tak akan mengubah apa-apa Jikalah luka kecewa akan menjadi masa lalu pada akhirnya, mengapa mesti diumbar sepuas rasa sedang menahan diri lebih berpahala. Jikalah kesalahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya, mengapa mesti tenggelam didalamnya sedang taubat itu lebih utama Jikalah kepandaian akan menjadi masa lalu pada akhirnya, mengapa mesti membusung dada sedang dengannya manusia diminta memimpin dunia Jikalah cinta akan menjadi masa lalu pada akhirnya, mengapa mesti ingin memiliki sedang memberi akan lebih memberi arti Jikalah bahagia akan menjadi masa lalu pada akhirnya, mengapa mesti dirasakan sendiri sedang berbagi akan lebih bermakna.
Everyone who read this….!!!