Tanah Abang, Glodok dan Passer Baroe…

wuih..hari ni bnyk bgt tmpt yg mesti gw datengin, mau g mau gw harus ksn, bnyk bgt yg mesti di beli wat acara bonus perusahaan NURSA AGRO *punya abang gw*

gw start ke tanah abang wat nyari batik sama ade gw si Ilham, gila panas bgt, dah kek ke panggang matahati gw,mana laper, haus, ngantuk..lengkap dah penderitaan gw..ups, g boleh ngeluh..kan ni tanggung jawab yg mesti gw selesain..akhirnya nyampe juga gw di tanah abang BLOK A, gila tuh tanah abang gede amat, gw nyari dmna ya???..mau g mau kita muter2 dulu wat nyari yg cocok ma harga dan model yg kita mau, dan gw tertarik sama salah satu toko disana, batiknya bgus2..gw putusin wat nyari disitu aj mpe dpt, gw ma ade gw nyoba bbrp model,mungkin 7 ato 8 *untung mbaknya sabar..:-)*, alhamdulillah dpt juga yg kita mau, bagus dan kantong juga cukup..sip dah bungkus…:-D

perjalanan gw berlanjut ke GLODOK, tp kli ni gw b3 sama Bg.Kamal dan Ilham…disini gw g terlalu cpek cz barang2 yg mo dbeli kebanyakn satu tempt aj, jd g terlalu repot, toh juga ada abang gw, dia lebih tau elektronik yg bagus..alhamdulillah setelah 1 jaman lebih selesai juga..senengnya…

tapi seneng gw blm tuntas, gw mesti ke PASSER BAROE wat beli satu
barang lg dan hanya ada dsitu..setelah sampai kesana kita solat ashar dan makan dulu..yummi..dengan lahapnya kita makan smpai bersih..karena mang laper bgt..setelah cukup istirahat kita lansung masuk ke passer baroe, sebelumnya bayar dulu mknnya.hehehe..dan sumpah kita kaget bgt, dengan menu ikan 2, telor 1 dan sayur, dengan mnm 2 es jeruk dan 1 es teh manis, kita harus bayar 78 ribu rupiah..gilaa, itu warteg loh..bkn warung padang ato restoran, sumpah tuh warteg,,g bkl gw makn situ lagi..sudah.sudah.sudah..lupakan dan ikhlaskan aj kan dan dimakan
juga…kita lanjut pemburuan barang yg blm, akhirnya setelah bbrp
toko kita masukin, kita setuju untuk ngmbl yg itu,barangnya bagus
dan pastinya murah pula..hehehe..

akhirnya selesai juga emuanya..*alhamdulillah*..krena 1/2 jam lg waktu magrib datang, kita putusin untuk solat magrib di MASJID ISTIQLAL, karean masjid tu mayan dekt juga..jam 8an kita nyampe juga deh drumah..mo mandi dan istirahat langsung…zzz..zzz…zzz

*klo belanja ditiga tmpt tu harus berani nawar harga mpe setengahnya*

week end kali ini…

di week end kali ini saa dan keluarga malintak yang lain berkumpul,bersenda gurau, bercerita dan berbagai hal yang kita lewatkan..setelah sarapan yang hampir menjelang makan siang, maklumlah hanya ada kita2 tanpa orang tua (orang tua kita di pulau kijang *kampung kelahiran kita*), saya bermain dengan dunia maya..saat itu bg.ikbal mo liat gambar pacarnya ade kita *si doni*, dengan iseng saya nyeletuk, mo liat orang yang suka ma sarah juga g??? kirain dia g nanggepin eh malah antusias banget mo tau, akhirnya saya liatin 3 foto dengan orang yang berbeda, setelah meliat semua dia memberikan komentar yang lumayan wat saya berpikir juga, apa benar begitu ya??? kata abang si A muka2 playboy, gampang bgt TP *Tebar Pesona* dengan wanita2 disekelilinginya, si B baik, alim, tapi terlalu diam, dan si C hanya kata ganteng yang terucap…di antara ketiga pria tersebut satu pun tidak ada yang membuat abang respek, g masuk kriteria wat jadi suamiku..*fuih..mo yg gmn lg ya???* setelah diam beberapa saat saa bilang ke abang, insyaallah saa tidak akan pernah memaksakan kehendak saa, apapun yang terbaik wat saa menurut keluarga insyaallah itulah yang terbaik. dan bg.ikbal juga bilang bahwa ada rasa g ikhlas melepas adenya sama orng yg dia g kenal, seharusnya cowok yg mau sama saa harus deketin keluarga saa dulu sampai disukain baru yakinin saa..

alhamdulillah waktu solat ashar tiba, setidaknya saa bisa lepas dari kondisi yang rada g enak *aneh aj memperkenalkan seseorang padahal sudah g ada,hiks*. sesudah solat semuanya siap2 mo ke plaza atrium senen, kita mo refreshing sekalian mo rapat kecil wat acara nursa agro *perusahaan bang.Ikbal* tanggal 28 bulan ini…dalam rapat itu menghasilkan beberapa point tanggung jawab yang harus saa laksanakan..mudah2an bisa bertanggung jawab,amien..

setelah makan malam kita semua pulang, tapi ade2ku yang cowok pada maen putsal dulu..abangku yg baik ini mengantarkan kita kkosan di daerah ciputat,tapi sebelumnya kita anter kak dila dulu ke toar didaerah priuk, sekalian ketemu ma tante kitalah disana. kita g bisa lama disana karena bg.ikbal sudah ngantuk, akhirnya kita pulang deh, tapi baru 20 mnit jln ban mobil kempes, bg,kamal dan bg,ikbal mengganti ban mobil, ganti bannya lumayan lama, mungkin ada 30 menitan mungkin juga lebih, karena dongkraknya rusak,,lagi seriusnya abang ganti ban hujan turun membagi rezekiny ke bumi, alhasil abang hujan2an deh…alhamdulillah selesai juga, dengan abang basah kuyup, untung abang punya baju ganti klo g masuk angin deh dia…alhamdulillah kita bisa melanjutkan perjalanan menuju ke ciputat..dalam perjalanan abang ikbal mengumumkan berita bahagia wat keluarga besar kita, klo lamaran dia ke diana *calon istri bg.ikbal* yang diwakilin sama ortunya tadi pagi diterima, alhamdulillah, puji syukur atas-Mu Ya Allah…akhirnya kata selamat bisa kita ucapkan juga ke bang.ikbal..selamat ya bang, mudah2an semua lancar2 sampai hari akad..amien..

*semua skenario yang kita tulis dan kita rencanakan untuk masa depan kita, semuanya akan kalah dan bisa saja tidak ada satupun yang terjadi dan berjalan, karena hanya skenario ALLAH lah yang akan terjadi, kita hanya aktrisnya yang menjalankan setiap episode kehidupan ini…so harus belajar ikhlas untuk bisa nerima semua itu*

Pandangan Islam terhadap Hari Valentine

Untuk muda-mudi generasi penerus, tulisan ini akan memaparkan sedikit panjang lebar tentang CINTA, yang ternyata eksploitasi cinta tanpa tuntunan agama akan bermuara kepada pergaulan seks bebas dan merusak tatanan , bahkan eksploitasi cinta akan dapat menggiring pelakunya ke sikap pendewaan cinta yang akhirnya akan dapat menggiring seseorang kepada kesyirikan yang tidak disadarinya.

Kali ini akan kita kupas tentang Valentine yang secara kebetulan perkembangannya paralel dengan eksploitasi cinta, seks bebas dan materialisme. Tahun demi tahun hiruk-pikuk valentine makin bertambah instensitasnya, dahulu hanya muda-mudi kota-kota besar seperti Jakarta yang mengenal Valentine dan merayakannya, kini sudah mulai merambah ke muda-mudi desa-desa kecil yang ada di Indonesia ini, Valentine tidak saja dikenal oleh para remaja tetapi juga sudah dikenal dan dirayakan oleh anak-anak SD.

Dari sudut pandang ke-Islam-an, ternyata Valentine adalah sebuah perayaan yang harus dijauhi oleh para muda-mudi dan anak-anak muslim dan muslimah, dan sebaiknya para orang tua memberikan informasi kepada anak-anaknya bahwa Valentine bertentangan dengan nilai-nilai ke-Islam-an, memang bukan merupakan hal yang mudah karena sesungguhnya kita berhadapan dengan arus modernisme yang telah mengglobal dan salah kaprah. Opini tidak ketinggalan zaman dan tidak gaul bila tidak merayakan Valentine adalah salah satu kendalanya, namun dengan cara yang baik dan informasi yang akurat, Insya Allah informasi tersebut akan menjadi nasehat yang akan mudah untuk diikuti dan ditaati.

Untuk itu dalam kajian ini, akan dikupas tentang Valentine sedikit panjang lebar agar kita mendapatkan informasi yang komprehensif1 dan akurat sehingga kita dapat mensikapi hiruk-pikuk Valentine yang tahun-demi-tahun harus kita akui memang telah bertambah intensitasnya.

Sejarah Valentine
Valentine adalah nama seseorang pemimpin agama Katolik yang telah dianggap menjadi martir ?Islam : Syuhada- oleh orang-orang Kristen (katolik) dan Valentine telah diberi gelar sebagai orang suci (Santo) oleh orang-orang Kristen.

Kisahnya bermula ketika raja Claudius II (268 – 270 M) mempunyai kebijakan yang melarang prajurit-prajurit-nya untuk menikah. Menurut raja Claudius II, bahwa dengan tidak menikah maka para prajurit akan agresif dan potensial dalam berperang.

Kebijakan ini ditentang oleh Santo Valentine dan Santo Marius, mereka berdua secara diam-diam tetap menikahkan para parujurit dan muda-mudi, lama-kelamaan tindakan mereka diketahui oleh raja Claudius, sang rajapun marah dan memutuskan untuk memberikan sangsi kepada Valentine dan santo Marius yaitu berupa hukuman mati.

Sebelum dihukum mati, Santo Valentine dan Santo Marius dipenjarakan dahulu, dalam penjara Valentine berkenalan dengan seorang gadis anak sipir penjara, kemudian gadis ini setia menjenguk valentine hingga menjelang kematian Valentine. Sebelum Valentine dihukum mati, Valentine masih sempat menulis pesan kepada gadis kenalannya, yang isinya :

‘ From Your Valentine ‘
Setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, orang-orang selalu mengingat kedua santo tersebut dan merayakannya sebagai bentuk ekspresi cinta kasih Valentine, dua-ratus tahun kemudian yaitu tahun 496 Masehi setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, Paus Galasius meresmikan tanggal 14 Pebruari 496 sebagai hari Velentine.

Itulah sejarah hari Valentine yang ternyata untuk mengenang dan memperingati dua orang suci Kristen Katolik yang mengorbankan jiwanya demi kasih sayang.

Ada versi lain tentang sejarah Valentine, yaitu pada masa Romawi Kuno, tanggal 14 Pebruari merupakan hari raya untuk memperingati dewi Juno, dewi Juno adalah ratu dari segala dewa dan dewi, orang-orang Romawi kuno juga meyakini bahwa dewi Juno adalah dewi bagi kaum perempuan dan perkawinan ?dewi cinta.

Pada tanggal 14 Pebruari orang-orang Romawi kuno mengadakan perayaan untuk memperingati Dewi Juno dengan cara memisahkan kaum laki-laki dan perempuan. Nama-nama remaja perempuan ditulis pada potongan kertas lalu digulung dan dimasukkan ke dalam botol, setelah itu para laki-laki mengambil satu kertas sebagai, setiap laki-laki akan mendapatkan pasangan sesuai nama yang didapat dalam undian tersebut, bila kemudian mereka ada kecocokan maka mereka akan melangsungkan pernikahan dihari-hari berikutnya.

Valentine dan Barat
Pada abad ke 16 Masehi, perayaan Valentine yang semula merupakan ritual milik agama Kristen Katolik telah berangsur-angsur bergeser, yang semula untuk memperingati kematian santo Valentine dan Marius telah bergeser menjadi hari ?Jamuan Kasih Sayang? yang disebut sebagai ?Supercalis? seperti yang dirayakan oleh bangsa Romawi Kuno pada tiap tanggal 15 Pebruari.

Sedangkan pada abad pertengahan di dalam bahasa Perancis-Normandia terdapat kata ?Galentine? yang berasal dari kata Galant yang berarti cinta, persamaan bunyi antara Galentine dan Valentine disinyalir telah memberikan ide kepada orang-orang Eropa bahwa sebaiknya pada tanggal 14 Pebruari digunakan untuk mencari pasangan. Dan kini Valentine telah tersinkretisasi dengan peradaban Barat.

Valentine telah menjadi bentuk pesta hura-hura, simbol modernitas, sekedar simbol cinta, dan sudah mulai bernuansa pergaulan bebas dan seks bebas.

Banyak para muda-mudi yang mengadakan pesta Valentine hanya karena ikut-ikutan supaya tidak dibilang ketinggalan zaman atau tidak gaul, orang yang ikut-ikutan pesta valentine seakanakan telah menyandang predikat sebagai orang yang modern dan maju, padahal dia tidak tahu apa-apa tentang sejarah Valentine dan Valentine itu sendiri, padahal Valentine sendiri bukanlah hasil kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi.

Tentu saja Barat adalah yang paling diuntungkan dengan hiruk-pikuk pesta Valentine, karena di dalam pesta valentine orang didukung untuk hura-hura, mencari cinta sesaat dan instan, seks bebas, galmour yang semuanya itu mengarah ke peradaban Barat.

Ketika Al-Islah mengadakan survey via telepon terhadap beberapa masyarakat kota, ada seorang koresponden yang pernah berada di luar negeri memberikan pandangannya bahwa Valentine telah menjadi media Barat untuk memasarkan produknya, merebaknya Valentine di kalangan muda-mudi, menjadikan mereka ramah dan permisif terhadap produk-produk Barat, antara lain fashion, kafe, hotel, film, seks pranikah, dan lain sebagainya.

Namun kalau kita mau jeli dan teliti, Valentine memang bisa menjadikan seseorang merasa tidak ketinggalan zaman, gaul, fashionable dan segudang simbol peradaban Barat lainnya, salah satu faktor besarnya daya jual produk-produk Barat adalah terbangunnya opini tersebut dikalangan muda-mudi, contoh, orang ingin mengganti Hp-nya dengan HP baru hanya dengan satu alasan saja yaitu ?model baru lebih trendy atau fashionable yang lama telah ketinggalan jaman dan memalukan? , opini semacam itulah yang ingin dibangun barat melaui acara-acara Valentine.

Survey Membuktikan
Dari wawancara dengan beberapa koresponden yang ada diwilayah pinggiran kota via telepone ketika diajukan pertanyaan apakah Valentine itu ? didapatkan hasil rata-rata para koresponden dari kalangan remaja memberikan jawaban bahwa Valentine adalah hari kasih sayang walaupun sebagian besar dari mereka tidak mengetahui sejarah Valentine. Dan ketika mereka ditanya apakah ingin merayakan Valentine?, sebagian besar menjawab ya dan ingin merayakan bersama sang kekasih, sebagian yang lainnya menjawab tidak perlu dengan alasan kasih sayang itu bukan hanya satu hari itu saja tetapi sepanjang tahun, dan ada juga yang memberikan alasan karena Valentine adalah budaya Barat yang memiliki efek negatif dan merusak. Yang cukup mengejutkan ada seorang anak SD yang tahu tentang hari Valentine dan ingin merayakan dengan memberi hadiah kepada teman spesial.

Dan dari wawancara dengan korespeonden yang sudah berumah tangga dengan kisaran umur antara 30 tahun hingga 50 tahun memberikan hasil bahwa ketika mereka dalam usia remaja mereka sebagian besar tidak tahu tentang Valentine walaupun pernah mendengar kata Valentine, sebagian kecil mengatakan ketika masih remaja mereka telah tahu tentang Valentine tetapi tidak pernah merayakannya. Dan ketika diberi pertanyaan lanjutan apakah akan memberikan izin kepada anaknya untuk merayakan Valentine, sebagian besar menjawab tidak masalah asal tidak kebablasan, dan sebagian yang lain mengizinkan tetapi dengan memberikan pengarahan dan sebagian yang lainnya lagi akan melarang karena mengetahui bahwa Valentine adalah budaya Barat dan bertentangan dengan agama Islam.

Dari wawancara tersebut dapat diperoleh gambaran tentang opini dan sikap masyarakat mengenai Valentine ?walaupun kurang akurat-:

Pertama, kalangan muda-mudi hampir 100% telah mengenal Valentine padahal para orang-tua mereka hampir 100% tidak mengenal Valentine pada masa remajanya berarti Valentine telah berkembang pesat dalam satu generasi.

Kedua, hanya sebagian kecil remaja yang menentang Valentine dan hampir 100% yang tidak mengetahui tentang sejarah Valentine.

Dan sekarang mari kita tinjau pandangan Islam tentang Valentine dan bagaimana semestinya umat Islam harus bersikap.

PANDANGAN ISLAM TENTANG VALENTINE
sejarah Valentine dan hubungannya dengan peradaban Barat saat ini dapat diringkas bahwa Valentine merupakan :

1. Ritual yang bersumber dari Kristen yang dikukuhkan oleh Paus Galasius untuk mengenang orang suci Kristen yaitu Santo Valentine dan Santo Marius.
2. Ritual orang-orang Romawi kuno yang pagan (penyembah berhala) untuk memperingati dewi Juno yaitu ratu dari segala dewa-dewi bagi perempuan dan perkawinan ( dewi cinta).
3. Ritual bangsa Eropa pada abad pertengahan untuk mencari jodoh.
4. Media Barat untuk mengkokohkan cengkraman peradaban Barat.,

Dari keempat jatidiri Valentine tersebut, tidak satupun yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam, alasannya :

Pertama, Valentine merupakan ritual keagamaan yaitu agama Kristen, sehingga Valentine merupakan ibadah bagi agama Kristen, bukti bahwa Valentine sebagai ritual agama Kristen adalah ritual Valentine tersebut dikukuhkan oleh seorang Paus yaitu Paus Galasius untuk memperingati dua orang yang diberi gelar orang suci oleh orang-orang Kristen. Bagi Muslim mengikuti Valentine tersebut adalah sama dengan mengikuti peribadatan orang Kristen, di samping itu ada bahaya yang lain yaitu sinkretisasi antara agama Islam dan Kristen, Allah I telah memerintahkan kita untuk tidak mencampuradukkan ajaran agama Islam dengan ajaran agama manapun termasuk Kristen :
Bagimu agamamu, bagiku agamaku. QS. 109:1-6

Kedua, Valentine untuk memperingati/memuja dewi Juno adalah ritual yang dilakukan oleh orang-orang romawi Kuno yang menyembah berhala/dewa, sehingga mengikuti ritual ini dapat bernilai kesyirikan seperti yang dilakukan oleh orang-orang Romawi Kuno yang menyembah berhala.
Bedakan diri kalian dari orang-orang Musyrik. HR. Bukhari-Muslim

Ketiga, Valentine sebagai sarana untuk mencari jodoh oleh orang-orang Eropa, mereka bertahayul bahwa kasih sayang akan mulai bersemi pada tanggal 14 Pebruari, tahayul adalah salah satu bentuk kesyirikan, sehingga haram hukumnya bagi umat Islam untuk mengikutinya.

Keempat, Valentine sebagai media barat telah diakui daya rusaknya terhadap tatanan masyarakat timur apalagi Islam, mengiktui Valentine bukan saja sekedar pesta untuk menyatakan kasih sayang, tetapi juga pesta yang mau-tidak-mau harus mengikutkan budaya yang lainnya, pergaulan bebas, fashion, pakaian minim, ciuman antara laki-laki dan perempuan yang bukan muhrimnya, hidup glamour, materialistis, dansa-dansa, mengumbar nafsu dan lain-lain.
Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, ia akan termasuk golongan mereka. HR. Ahmad

Tidak dapat dipungkiri lagi, Valentine adalah salah satu pintu masuk untuk menjadi sama dengan mereka.

Itulah jatidiri Valentine dan kedudukannya terhadap agama Islam, banyak para muda-mudi yang mengikuti Valentine hanya sekedar ikut-ikutan dan tidak mengetahui apa dan bagaimana Valentine yang sesungguhnya, mereka ikut hanya karena pernah melihat ada yang jualan kartu Valentine atau menerima kartu valentine, atau karena pernah diajak temannya ikut acara Valentine, atau karena pernah melihat propaganda Valentine di majalah-majalah, tv, film dan lain sebagainya, terhadap sikap para muda-mudi yang mengikut saja terhadap apa yang tidak diketahuinya, Allah SWT telah memberikan peringatan :

Dan janganlah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. QS. 17:36

Padahal para muda-mudi gaul sering berkata untuk memberi kesan/nilai negatif kepada temannya dengan perkataan ?sok tahu lu? ternyata mereka sendiri terhadap Valentine juga sok tahu. Wallahu a?lam.