Aku tak merasa kalah

““Aku tak merasa kalah dalam penantian ini
Aku hanya merasa lelah yang teramat sangat
Setelah mengurung hatiku dalam cinta yang tak pernah berjawab…
Aku seperti tertusuk duri yang tak pernah kusadari seberapa dalam meninggalkan luka perih
Menikmati sakitnya sampai tak terasa lagi ku bedakan mana tangis mana tawa…
Dua-duanya telah jadi satu dalam butiran nelangsa
Terbata dalam kata, tertatih dalam jejaknya…
Dan tersia-sia tanpa rekah bahagia
Aku mungkin belum kalah,
Tapi yang pastinya aku mulai merasa kecewa…
Membawa kakiku berjalan menjauh dari cintaku
Perlahan tapi pasti, tertahan tapi aku tak punya daya untuk kembali…
Aku mungkin telah pergi, tapi aku tak pernah berlari dari dirimu…””

““Tiada luka dihati bila kau jawab yang sejujurnya walaupun itu…
Tapi akan tersiksa bathin ini walau kau terdiam seribu bahasa
Ada sebuah kebanggaan saat kau dengan tulus
dengan keceriaan bercerita tentang susah dan senang bersama ku …
Mungkinkah hal itu akan terulang setelah apa yang terjadi baru-baru ini
Aku tau bahwa cinta nga` harus saling memiliki, nga` harus saling membagi…
Mengertilah bahwa tak sedikitpun niat untuk membuatmu bimbang, sakit, berubah…
Dalam benak ini ku Cuma ingin kau menjadi seperti dirimu yang dulu
Yang terbuka apa adanya pada diriku yang …””

““Dia datang atas nama CINTA
Aku pergi karena CINTA
Di genangi air racun jingga dalam wajahmu,
Yang di genangi kelam dan kedinginan,
Ada apa dengannya…?
Tinggalkan hati untuk dicaci,
Baru kali ini aku lihat karya surga dari mata seseorang
Ada apa dengan CINTA
Tapi pasti aku akan kembali dalam satu purnama
Untuk menanyakan kembali cintanya,
Bukan untuknya, bukan untuk siapa, tapi untukku,
Karna aku ingin KEJUJURAN………
Itu saja…””

-september 2007…dalam kebimbangan..-

No Subject

Hu…..sumpah akhir-akhir ni gw kepikiran dia mulu, gw mikirin dia bukan karena apa-apa, tapi karena gw rada syok aja, gw g pernah habis pikir kenapa dia bisa kek gini sekarang…dia yang gw g kenal selama ni adalah orang yang sangat baik dan sangat mentingin perasaan orang lain daripada perasaan diri sendiri, dan orang yang sangat sayang ma keluarganya terutama ibunya, tapi kenapa dia sekarang berubah total???berubah 180 derajat, apapun akan dia korbankan untuk ibunya termasuk kebahagiaanya tapi kenapa sekarang dia malah selalu wat ibunya marah dan sakit hati???? Tapi sudahlah itu urusan dia…gw Cuma bisa berdoa, mudah2an ALLAH selalu memberikan yang terbaik dalam setiap apa yang dia lakukan dan mudah2an dia bisa lebih dewasa dalam mengambil keputusan…amien…
Beberapa minggu yang lalu gw ketemu ma sobat gw yang dah mayan lama juga kita g ketemu (sekarang dia dah kerja dan mayan sibuk), kita ngbrol bnyak dan saling bebagi cerita, satu hal yang bikin gw rada kesel adalah dia nyinggung ttg sikap, perasaan, dan kelakuan gw selama ini. Yang menurut dia gw blm bisa lepasa dari bayang2 masa lalu gw, padahal tu Cuma pikiran dia aj, klo dia bisa lebih jernih berpikir, dia bakal ngliat gw jauh lebih baik dan lebih dewasa dari sebelumnya, jauh lebih tegar dan lebih kuat ngadepin hidup, hehehe….satu hal yg pengen gw yakinin ke lo adalah ‘bahwa gw bukan saa yang dulu yang bisanya Cuma nangis, saa sekarang adalah saa yang dewasa dan sudah jauh lebih tegar dalam ngdepin persoalan hidup (amien)…’pokoknya gw tegasin kalo gw bukan seperti apa yang lo pikirin..OK!!

Note : jangan pernah menykiti orang tua kita hanya untuk keegoisan kita, ingatlah setiap tetesan darahnya dan keringatnya sewaktu membesarkan kita hingga kita bisa seperti sekrang ini…dan jangan menyakiti hati sahabat kita, karena hanya dia yang kelak selalu akan ada di waktu kita rapuh…dan selalu bantu sahabat kita untuk bisa selalu tegar dalam manghadapi hidup…teruslah percaya pada sahabat kita klo dia bisa jauh lebih baik dari skarng…